Salahsatu cara memutus hubungan perjanjian dengan Jin saka adalah dengan mengucapkan IKRAR PEMUTUS PERJANJIAN lalu dilanjutkan dengan Terapi Ruqyah Syar'iyyah. Untuk mempermudah keluarnya jin keturunan ini sang ahli waris harus me-remove/mendelete program ikrar perjanjian leluhurnya dengan khodam jin yang ikrarnya berupa mantra tertentu C IKRAR PENGINGKARAN DAN PEMUTUS IKATAN DENGAN JIN. Melakukan diagnosa awal sangat penting untuk mengidentifikasi jenis gangguan jin, agar kita bisa lebih fokus dan efektif dengan mengucapkan ikrar pemutus ikatan jin yang mengganggu, berikut contoh-contoh dakwah, peringatan dan ikrar pemutusan ikatan dengan jin pengganggu: 1. 2 DAP berpakat dengan parti2 yang ditubuhkan umat islam (PAS,PKR,PAN,PPBM) dengan pelbagai nama, namun tidak memberi bai'ah dan ikrar kuasa pemutus kepada salah satu dari parti umat islam sebagaimana MCA dan lain2 parti kompenen BN memberikan bai'ah dan ikrarnya kepada UMNO sebagai pemegang kuasa pemutus. udacoba ikrar dulu putus hubungan dengan jin nasabnya? coba agan istiqomahkan baca Alquran tiap pagi dan petang. plus shalat jangan bolong2 plus jauhi perbuatan dosa/maksiat gan. doa ikrar pemutus dengan jin nasab klo ane: Ya Allah ya rahman ya rahim hamba bertaubat ke padamu ya Allah ampuni dosa2 hamba dan orang tua hamba. jikalau orang tua Diantara sisi terpenting yang mungkin dikenali dari kehidupan Umar Radhiyallahu Anhu dalam sub kajian ini adalah sebagai berikut: A. Nasabnya Para sejarahwan menyebutkan nasab Umar Radhiyallahu Anhu dari fihak ayahnya dan ibunya dengan mengatakan: Umar bin Al-Khathab bin Nufail bin Abdil 'Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin Adi Harapannyaagar memperoleh ilmu yang Sejati. Tidak bergantung kepada Khodam (JIN), tidak mengandalkan orang lain, guru, paranormal atau siapa saja kecuali hanya kepada sang pemberi hidup yaitu Tuhan YME. Ilmu Sejati yang tidak akan hilang karena sebab melakukan suatu perbuatan ataupun memakan sesuatu. Kecuali Tuhan telah menghendakinya. —o0o— Ayatayat yang dibacakan sang ustad yaitu surat al Fatihah, ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, didahului pembacaan ikrar pemutus perjanjian yang dimohonkan kepada Allah SWT jika sekiranya ada leluhur dari peserta yang mempunyai perjanjian dengan jin agar dilepaskan dan dibatalkan perjanjiannya. Sinopsis Jiwa manusia diberi dua jalan pilihan: taqwa dan fujur. Manusia bertaqwa adalah manusia yang selalu membersihkan dirinya ( tazkiatun nafs ) sehingga muncul pada diri mereka sifat syukur, shabar, penyantun, penyayang, bijaksana, taubat, lemah lembut, jujur dan dapat dipercaya, lalu berakhir kepada kejayaan. KUMPULANTULISAN DAN FATWA Tentang Penguasa Yang Menerapkan Undang-Undang Selain Syari'ah Allah Abu Izzuddin Al Hazimi 1 I. HUKUM SYARI'AH TENTANG PENGUASA YANG MENERAPKAN UNDANGUNDANG SELAIN SYARI'AH ALLAH Bahkanikrar perjanjian antara jin dan manusia ini kadang diikat dengan mentera khusus, diikat dengan darah dan sebagainya. Ketaatan jin pada tuannya bahkan sampai ke anak cucunya sebab ada kontrak ikatan perjanjian (pesugihan, ilmu khodam/prewangan, tenaga dalam, ilmu kesaktian) . K7Mgq. Dalam beberapa kasus kadang peruqyah didatangi oleh pasien yang mengaku dirasuki jin dari kakeknya yang dahulunya merupakan dukun sakti yang jin itu dahulunya adalah khodam kakeknya yang telah meninggal, Ternyata semasa hidupnya Sang Kakek telah mengikat perjanjian dengan khodam jin yang biasanya diikat dengan mantra tertentu yang isinya berikrar bahwa setelah meninggal semua ilmunya akan selalu turun keanak cucunya hingga 7 turunan. Masalahnya setelah sang kakek meninggal sang cucu yang terpilih sama sekali tidak ingin memilik khodam jin dan tidak ingin menjadi dukun seperti kakeknya. Jenis jin “keturunan” dalam bahasa Malaysia disebut jin saka ini biasanya kesetiaannya sangat hebat dan tekatnya sangat kuat tidak mau keluar ketika kita ruqyah walaupun tubuh mereka terbakar bahkan sampai mati sekalipun hingga penyembuhannya memakan waktu yang sendiri sering menemui kasus adanya jin keturunan yang benar-benar keras kepala ga mau keluar walau sudah babak belur dibakar sampai matipun ga mau keluar! Untuk mempermudah keluarnya jin keturunan ini sang ahli waris harus me-remove/mendelete program ikrar perjanjian leluhurnya dengan khodam jin yang ikrarnya berupa mantra tertentu yang harus di remove. Untuk meremove ikrar perjanjian tersebut pasien harus mengucap ikrar “pemutus perjanjian” dengan tegas dan sungguh-sungguh. Dalam bayak kasus setelah pasien mengucap ikrar ini seluruh khodam jin “keturunan” akan langsung “lepas” ikatan mantra yang telah membelenggu mereka dan mereka bisa kita keluarkan dengan mudah…… Kepada para peruqyah saya sarankan jika menemui kasus diatas segera menuntun pasien untuk mengucapkan ikrar pemutus perjanjian agar bisa memutus ikatan mantra yang membelit para khodam jin tersebut dari generasi ke generasi. Bismillahirahhmanirahim Ya Allah , sesungguhnya saya & mewakili keluarga saya dengan penuh kesadaran & pertaubatan dgn ini mengikrarkan 1. Memutuskan semua perjanjian atau ikatan yg kami atau orang sebelum kami atau keluarga besar kami yang perjanjian itu pernah lakukan secara sadar atau tidak sadar dengan segolongan jin 2. Mengharamkan tubuh kami darr dimasuki atau dijadikan sebagai tempat tinggal apapun juga jenis jin 3. Menegaskan bahawa kami hanya bergantung kepada perlindungan & pertolongan Allah bukan kepada jin. Ya Allah mulai dari saat ini Saya haramkan semua makanan saya,minuman saya,seluruh anggota tubuh saya dari semua jin di dalam & di luar tubuh saya atau yang menggangu saya,Sekiranya Ya AllahMereka makan , minum , jadikanlah Ya Allah semua pemberian & milikMu itu Ya Allah sebagai racun,Racun yg amat panas,Racun yg amat bisa,Racun yg membakar,Racun yg membunuh Semua jin-jin itu Ya Allah Ya Rabbal A’lamin . Perhatian ikrar ini bukan mantra ,ikrar bisa dibuat dan dikreasi sendiri menurut situasi dan kondisi pasien, tidak perlu dibarengi puasa atau merapal ikrar ribuan kali Tanda jin keluar dari badan, tanda jin keluar dari tubuh manusia, tanda sihir sudah hilang - Cukup banyak yang bertanya kepada saya, apa sih tanda-tanda kesembuhan dari gangguan jin. Biasanya ini berasal dari kurang puasnya pasien setelah menjalani terapi, atau bisa juga adanya keingintahuan mereka sebelum melakukan terapi ruqyah syar'iyyah. Atau mungkin ada cerita kurang bagus yang sebenarnya keliru dengan ruqyah syar'iyyah. Artikel yang lebih lengkap tentang ruqyah syar'iyyah silahkan klik di tautan ini. Insya Allah artikel ini akan memberikan penjelasan kepada kita semua tentang pertanyaan tadi yaitu seputar tanda-tanda yang bisa kita lihat secara dzahir tentang jin yang sudah keluar dari badan seseorang. Artikel terkait Kejamnya santet dan solusi untuk menghilangkannya. Sering sendawa boleh jadi karena ada gangguan meracik kebahagiaan dunia akhirat. Sebab-sebab jin masuk ke dalam tubuh Sebelum membahas dan sedikit bercerita mengenai tanda jin keluar dari badan atau pertanda sihir sudah hilang alangkah baiknya kita juga mengetahui sebab-sebab jin bisa masuk ke dalam tubuh manusia. Ternyata sebab-sebab masuknya jin dari berbagai macam-macam jalan. Sebab-sebab jin bisa masuk ke dalam tubuh kita karena beberapa hal berikut ini 1. Terkena serangan sihir Dalam bahasa keseharian sihir bisa disebutkan juga dengan santet, teluh, guna-guna, gendam, pelet dan lain sebagainya. Masing-masing nama tersebut ada perbedaan dalam tujuan sihir itu sendiri. Misalnya santet digunakan untuk menyakiti bahkan membunuh seseorang dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu gaib sejenis sihir. Secara sederhana operator yang melakukan itu semua adalah bangsa jin yang dibawah kendali seorang dukun. Selain memasukkan benda-benda menyakitkan ke dalam tubuh si target seperti beling, paku, jarum dan lain sebagainya, juga dimasukkan jin sebagai operator agar semua berjalan sesuai dengan target. Target yang dimaksud bisa menyerang pikiran target saja agar tidak fokus dalam berfikir, seperti yang pernah terkena pasien saya yang seorang pengusaha yang menyebabkan usahanya bangkrut karena tidak bisa fokus dan berfikir dengan baik mengenai bisnisnya. Bisa juga menyerang pikiran dan perasaan seseorang agar lengket dan teringat terus dengan yang mengirimkan sihir tersebut. Dalam hal ini sihir tersebut mirip dengan pelet. Dan ada juga sihir yang menargetkan seseorang agar sakit dan bahkan bisa meninggal kalau tidak mendapatkan pertolongan dengan izin Allah SWT, ini yang disebut dengan santet. Baca juga 2. Sering berobat ke dukun atau orang pinter Perbedaan yang mencolok dalam mengobati pasien antara ruqyah syar'iyyah dan ruqyah syirkiyyah yang dilakukan dukun dan orang pinter atau kyai/ustadz yang berperilaku seperti dukun, adalah mereka para dukun itu memasukkan sesuatu ke dalam tubuh pasien. Yang dimasukkan ke dalam tubuh umumnya adalah jin penjaga untuk menetralisir penyakit yang ada di dalam tubuh. Berbeda dengan ruqyah syar'iyyah yang justru menghilangkan jin-jin yang ada di dalam badan. Klik link youtube di bawah untuk melihat reaksi keluarnya jin melalui muntah 3. Wirid-wirid bid'ah yang tidak di ajarkan Rasulullah SAW. Ketika dzikir tidak dengan niat ikhlas karena Alloh dan sering dilakukan dengan jumlah yang banyak, ratusan dan bahkan ribuan. Kadang dilakukan seharian bahkan bisa berhari-hari didalam tempat yang sunyi, ritual zikir-zikir bid'ah ini yang bisa memasukkan jin-jin ke dalam tubuh manusia. 4. Memasukkan benda-benda gaib ke dalam tubuh Menanam susuk adalah salah satu cara untuk membuat tubuh lebih indah dengan cara yang cepat. Di atas bibir, pipi, kening adalah tempat-tempat yang seriang ditemui ada susuk disana. Yaitu ketika ada pasien-pasien yang sadar untuk mengeluarkan benda-benda maksiat tersebut. Biasanya dukun dan orang pinter meletakkan juga jin di dalam susuk tersebut sebagai penjaga. 5. Ritual seperti puasa patigeni dan sejenisnya. Ritual-ritual ini juga bakalan menghadirkan jin ke dalam tubuh seseorang yang melakukannya. Tujuan ritual ini biasanya untuk kanuragan dan kesaktian. 6. Melakukan Pesugihan Banyak orang yang ingin hidup senang dengan cara yang gampang. Cerita tentang pesugihan banyak beredar ditengah masyarakat. Maka pesugihan adalah solusinya, mereka tidak memperdulikan dosa besar karena melakukannya. Mulai dari pesugihan tuyul sampai babi ngepet, bahkan pesugihan dengan mendapat pinjaman dari bank gaib. Perilaku ini juga memasukkan jin ke dalam badan sebagai syaratnya, selain biasanya ada tumbal yang harus dipersembahkan kepada para jin setan. Tanda jin sudah keluar dari tubuh dari pasien seperti pelaku pesugihan agak sulit kecuali dengan cara bertaubat. Baca juga Ciri dan tanda gangguan jin Atau artikel ini Tanda-tanda terkena sihir Sebelum saya membahas artikel dalam masalah ini, alangkah baiknya kita juga mengetahui bagaimana proses pengeluaran jin dari tubuh pasien melalui terapi ruqyah, dan ini ada perbedaan diantara para peruqyah, tergantung teknik yang digunakan walau sama-sama menggunakan metode ruqyah syar'iyyah. Berikut adalah proses dan reaksi tubuh ataupun jin yang berada didalam tubuh ketika dilakukan proses terapi ruqyah. Berikut adalah tanda kalau jin telah keluar dan pergi dari tubuh manusia Yang pertama kali kita bahas adalah reaksi kesurupan ketika dibacakan ayat-ayat al Qur'an, dan ini umum terjadi. Walaupun dari sisi jenis kelamin perempuan lebih sering mengalami reaksi kesurupan. Walaupun sebagian dari mereka yang terkena gangguan jin ketika diruqyah tidak mengalami kesurupan, tergantung kepada kondisi mental dan kejiwaan dari pasien. Dalam penanangan kasus sihir kalau peruqyah kurang berpengalaman tidak melihat tanda sihir sudah juga Ruqyah untuk sakit perut dan lambung. Bahkan ada metode yang dikembangkan Ust Arifudin ketika diruqyah tanpa mengalami gejala kesurupan. Hal ini bisa terjadi dengan mengawal mental dan kejiwaan pasien selama diruqyah agar bisa terkendali. Peruqyah yang lain mengatakan bahwa reaksi kesurupan adalah terungkapnya keberadaan jin di dalam badan ketika melalui terapi ruqyah. Ini untuk meredam kecurigaan sebagian orang yang mengatakan bahwa ruqyah syar'iyyah justru memasukkan jin ke dalam badan orang sehingga menimbulkan kesurupan yang sebelumnya dalam kondisi biasa-biasa saja. Reaksi kesurupan ini juga dibagi beberapa sebab masuknya jin kedalam tubuh 1. Reaksi menangis Ada beberapa kemungkinan; beberapa jenis sihir yang masuk ke badan menimbulkan reaksi menangis ketika dibacakan ayat-ayat ruqyah, atau kondisi psikis dari pasien. Ini juga bisa dibedakan antara laki-laki dan perempuan, yang terakhir lebih sering mengalami reaksi menangis ketika diruqyah. Sebab yang lain bisa juga karena ada jin nasab turunan yang menetap dari badan. Ketika dilakukan ikrar pemutus dengan jin turunan yang ada didalam badan sering terjadi reaksi sedih dan menangis. 2. Reaksi frontal, fisik maupun bicara kasar. Bisa disebabkan oleh kekecewaan dan sakit hati yang dipendam, dan trauma masa lalu. Sangat mungkin dominasi jin dalam tubuh mempengaruhi fisik dan terutama mental pasien. Biasanya pasien kurang bisa mengendalikan emosinya dalam keseharian. Biasanya metode sembelihan tidak efektif untuk mengeksekusi jenis jin yang mendominasi pasien dengan reaksi seperti diatas. 3. Reaksi melawan secara fisik Kemungkinan masuknya jin karena kanuragan atau kesaktian, baik yang diisi oleh si pasien sendiri melalui berbagai ritual atau jenis bela diri seperti pencak silat maupun jin masuk dari leluhur pasien yang berjenis kanuragan/ilmu bela diri. 4. Reaksi tertawa yang tidak bisa ditahan pasien Kemungkinan masuknya jin dari leluhurnya yang dulu pernah menjadi dalang ataupun seniman lainnya. Atau bisa juga dari jin sombong yang berasal dari isian atau semacam ilmu kedigjayaan. 5. Reaksi cenderung tenang. Kadang suka tersenyum meremehkan, jaga wibawa. Biasanya Jin masuk kedalam tubuh dari hasil wirid, puasa dan ritual bid'ah lainnya. Jin-jin Islam masuk ke tubuh melalui ritual tersebut. 6. Reaksi tidak sadarkan diri. Ada problem berat yang dirasakan pasien dan belum terselesaikan dengan tuntas. . 7. Reaksi marah-marah Jin yang masuk jenis pembohong, marah-marah untuk menutupi kelemahannya. Suka fitnah sana sini untuk merusak silaturrahiem diantara saudara, kerabat dan teman. Kemungkinan lain adalah ada problem psikis dari pasien yang belum tuntas diselesaikan. Cerita dan kisah tentang seseorang yang kerasukan jin dan marah-marah seringkali terjadi di tengah masyarakat. Untuk menghadapi jenis yang seperti ini maka jangan diladeni dengan ucapan tapi lakukan terus dengan pembacaan ayat ruqyah. Bacaan ayat ruqyah yang bisa dilakukan seperti dalam artikel ini. 8 . Reaksi badan terasa lemas Jin sudah terkena efek bacaan ruqyah, tanda jin keluar dan pergi dari tubuh walaupun belum semua. Kalau terkena sihir kemungkinan semua buhul atau sebagian buhul sudah putus tapi sebagian jin sebagai operator sihir dalam badan masih ada tapi sudah terkalahkan. Ini tanda jin sudah keluar dari tubuh kita, namun sebagian masih tertinggal namun sudah terpapar bacaan ruqyah. Oleh karena itu yang terbaik adalah melanjutkan bacaan ayat-ayat ruqyah sehingga jin-jin zolim yang mendiami tubuh pasien keluar seluruhnya. Artikel terkait Gangguan jin di otak yang menyebabkan berbagai penyakit 9. Reaksi badan terasa ringan sekali bahkan terasa melayang Kadang ini reaksi sangat awal ketika baru mulai pembacaan ayat ruqyah dan jin sudah terkena efek awal dari proses ruqyah. 10. Reaksi leher terasa tercekik. Kemungkinan jin berasal dari benda pusaka yang dimiliki dan belum dibuang. TReaksi ini bisa terjadi selama atau sesudah ruqyah. Beberapa jenis sihir juga akan seperti reaksinya ketika diruqyah. Itulah beberapa reaksi kesurupan yang membuka tabir adanya jin dalam tubuh pasien, jadi bukan proses ruqyah syar'iyyah menyebabkan jin masuk ke dalam tubuh. . 11. Tidak ada reaksi kecuali muntah. Ketika pasien bisa mengendalikan diri dan mentalnya disertai kosongnya hati dari rasa sakit hati, kekecewaan, dendam dan penyakit hati lainnya, tidak ada reaksi yang terjadi kecuali keluarnya jin melalui muntahan. Oleh karena itu inilah cara yang paling efektif untuk meraih proses kesembuhan. Bapak dan Ibu yang dirahmati Alloh Subhanahu wa ta'ala, ketika proses ruqyah telah selesai, ada tanda ciri dan gejala jin sudah keluar dari tubuh, diantaranya adalah Kesembuhan fisik Sudah hilangnya rasa sakit didalam badan yang sebelum proses ruqyah masih dirasakan. Ini merupakan ciri-ciri ketika jin sudah keluar dari badan manusia yang paling umum, walaupun tanda ini harus didukung oleh tanda-tanda lainnya karena bisa saja jin berpura-pura sudah keluar dan tidak menyakiti badan lagi. Diantara tanda-tanda itu adalah seperti hilangnya rasa berat di kepala, pundak, pinggang dan bagian lainnya dari tubuh yang sebelum proses ruqyah dirasakan oleh pasien. Hilangnya rasa gatal, perih, panas atau apapun yang dirasakan oleh kulit dari penderita gangguan. Tubuh menjadi ringan baik di kaki ketika berjalan atau pun di punggung yang sebelumnya terasa memikul beban berat. Juga diantara ciri-ciri dan gejala yang menandakan jin sudah pergi adalah terangnya pandangan mata. Hubungan suami dan istri menjadi membaik setelah diruqyah, ini juga merupakan tanda keluarnya jin dari tubuh. Ketika jin-jin itu masih ada maka hubungan suami istri sangat tidak harmonis seperti pada kasus sihir pemisah. Tanda sihir sudah hilang - Kesembuhan mental Dominasi akal fikiran sehat pasien terhadap badan dan mentalnya sendiri, emosi yang sebelumnya tidak terkontrol sekarang sepenuhnya bisa dikendalikan. Ketika ada jin di dalam badan, akal fikiran akan sangat mudah dipengaruhi jin, seperti emosi yang labil diantaranya mudah marah atau gampang sedih. Hilangnya rasa tertekan, depresi maupun perasaan didominasi oleh orang lain sihir penunduk Hilangnya rasa benci sihir tafriq ataupun ingin selalu berjumpa dengan seseorangsihir guna-guna/pelet Hilangnya secara perlahan kemampuan bisa melihat, mendengar, kemampuan menebak ataupun bisa mencium bau-bauan dari alam gaib Secara keseluruhan mental terasa jauh lebih sehat dan segar Kesembuhan secara spiritual Terasa lebih dekat kepada Allah SWT, ketika jin dan setan menjauh maka fitrah manusia adalah mendekat kepada Tuhannya. Terasa lebih mudah untuk beribadah kepada Allah, ini juga merupakan tanda kesembuhan dari pengaruh jin yang sebelumnya ada di dalam tubuh, yang sebelumnya sering lupa sudah berapa rakaat dalam melakukan sholat misalnya, Bagi wanita sudah mulai bisa menutup aurat dengan pakaian muslimah. Hati dan perasaan lebih tenang Demikianlah tanda-tandanya seperti yang disebutkan diatas, mudah-mudahan bisa membantu mengenali tanda-tanda jin sudah keluar setelah diruqyah atau tanda kesembuhan dari pasien gangguan jin. Kesembuhan adalah milik Allah, marilah kita mendekatkan diri kepadaNya untuk menggapai kesembuhan sempurna yang menjadi dambaan. Artikel terkait Meruqyah Dengan Membaca 1000 Kali Surat Al-Ikhlas. Tanda jin sudah keluar dari tubuh - Bentuk-bentuk kiriman santet. Pelet bukan solusi percintaan Anda. Bagi Anda yang ingin berkonsultasi dengan kami berkenaan dengan penyakit akibat gangguan jin seperti santet, teluh, guna-guna, pelet, korban gendam ataupun penyakit yang tidak sembuh-sembuh, silahkan untuk menghubungi no berikut melalui chat Whatsapp ataupun Telegram di nomor 0813-17426708. Silahkan ceritakan keluhan Anda kepada Kami dan Insya Allah kami akan senantiasa bersedia memberikan bantuan. Kami akan senang untuk membantu Anda dengan niatan ikhlas karena Allah SWT. Terima kasih Terapi Ruqyah Rumah Sehat. Pojokan Jatisari, 26/02/18 tentang jin tanda tanda gangguan jin perempuan tanda kena sihir ruqyah syar'iyyahtanda jin keluar dari tubuh tanda jin keluar dari badan tanda jin sudah keluar dari badan tanda jin keluar setelah diruqyah tanda jin keluar saat ruqyah tanda sihir sudah hilang bagaimana jin keluar dari tubuh doa agar jin keluar dari tubuh doa supaya jin keluar dari tubuh agar jin keluar dari tubuh ciri jin keluar dari tubuh ciri jin sudah keluar dari tubuh jalan keluar jin dari tubuh manusia jin keluar masuk tubuh manusia reaksi jin keluar dari tubuh setelah jin keluar dari tubuh kenapa jin tidak mau keluar dari tubuh manusia ciri jin keluar dari tubuh ciri jin sudah keluar dari tubuh cara mengetahui jin sudah keluar dari tubuh tanda jin sudah keluar dari tubuh setelah ruqyah badan lemas Sebut sahaja SAKA, ramai yang tercengang, kaget dan terbeliak mata, dan hati berbisik cemas, takut dan bimbang tentang angkara jin yang dinamakan saka. Jahat sangatkah saka ini dan buruk sangatkah rupanya?. Dalam masyarakat tradisional Melayu, saka dikaitkan dengan bomoh dan bidan, namun kini sesiapa sahaja boleh mewarisi atau mendapatkan saka untuk dirinya. Saka adalah jin warisan, keturunan atau nasab atau dinamakan juga saka nenek moyang, namun istilah saka lebih popular penggunaannya. Dalam pengajian jinnologi saja nak beri istilah yang ummph sikit, saka adalah makhluk halus yang terikat dengan perjanjian tertentu dan tuannya adalah pemilik saka, manakala jin yang mengambil perjanjian itu dinamakan jin saka. Namun demikian ada yang tidak terikat dengan perjanjian, sekadar persefahaman antara saka dan pemiliknya dalam melakukan kerja-kerja tertentu. Siapa pula tuan bagi saka tersebut?. Tuannya ialah ketua jin yang membekalkan jin-jin untuk memberi khidmat kepada manusia yang berhajat. Ketua jin sakalah yang memberi arahan dari masa ke semasa apa tindakan yang perlu dilakukan. Jin belaan pada peringkat awalnya tidak dinamakan saka kerana dia adalah pemula dan dia dinamakan sebagai jin khadam sebenarnya manusialah yang menjadi khadam. Setelah tuannya mati, maka jin itu berpindah kepada salah seorang waris terdekatnya. Setelah pewarisan atau pemindahan itu berlaku, maka bermulalah saka berasal dari kalimah pusaka yang akan berkhidmat untuk pewaris baharu yang mempusakai jin peninggalan waris yang telah mati. Tempoh tersebut biasanya sepanjang hayat. Demikian juga sekiranya seseorang mendapatkan khadam baharu dari kalangan jin, maka dia belum dinamakan saka, kecualilah dia kemudiannya mati dan jin tersebut berpindah kepada waris lain. Istilah pendamping pula ada ketikanya dirujuk kepada pembela saka dan ada ketikanya dirujuk kepada jin saka. Ini bermakna bila ada saka maka tentulah ada pembela atau pendampingnya. Penurunan atau pewarisan saka akan bermula dari waris paling atas sehingga waris ke bawah iaitu dari datuk atau nenek kepada anak, cucu, cucit, cuit dan ada kalanya saka berpindah kepada waris sisi iaitu sebelah saudara si mata hingga ke bawah atau saudara pasangannya yang mati ke bawah. Aspek keserasian tidak boleh ditolak tepi kerana jin saka hanya akan berpindah kepada waris yang serasi, depercayai dan boleh didampingi sahaja pick and choose walaupun bukan waris terdekat. Sekiranya waris terdekat yang dihajati itu menolak, maka pewarisan boleh dilakukan secara paksa melalui beberapa trik tertentu dan sekiranya saka itu gagal, maka dia akan membuat onar dalam keluarga pemilik timbul, apakah kepentingan membela saka, kenapa pula perlu dibuang atau dipisahkan atau dibatalkan perjanjian untuk mengusir saka itu pergi. Istilah pemutus saka sebenarnya merujuk kepada pemutus perjanjian asal antara waris pemilik saka dengan jin saka. Dalam tradisi orang Melayu tradisional, jin yang menjadi saka kepada pemiliknya yang lelaki adalah hantu raya contohnya bomoh manakala bagi perempuan adalah pelesit contohnya bidan. Kadang-kadang dalam sebuah keluarga terdapat kedua-dua jenis saka jika suami adalah bomoh dan isterinya pula adalah bidan. Seperti yang kita ketahui, saka adalah jin yang boleh membiak atau beranak pinak, maka mudahkah kerja-kerja pengusiran atau penyingkiran ini melalui proses pemutus saka dijalankan?. Kerana kepayahan itulah maka sebahagian pengamal perubatan alternatif termasuk pengubatan Islam ada yang mengenakan caj yang tidak masuk akal, namun masuk akal jika diambilkira risiko yang pengamal bakal dihadapi. Apatah lagi jika saka yang ada dalam keluarga tersebut sudah berusia lanjut, tujuh keturunan lamanya. Saya bagaimanapun tidak bercadang untuk mengulas berhubung isu bayaran atau caj dalam tulisan ini. Pencerahan ini akan cuba menyingkapi bagaimana proses pewarisan berlaku, apa jenis-jenis saka, apa tujuan pengambilan saka, kesan kepada pemilik saka dan ke atas ahli waris lain, serta apa pula kesannya sekiranya saka tidak dipindah milik. Tumpuan artikel ini ialah tentang amalan tertentu untuk memutuskan perjanjian saka agar saka tidak lagi terlibat dengan apa-apa perjanjian yang pernah dibuat, entah sudah berapa generasi terdahulu. Proses pemutus saka tidak semestinya berjaya dalam tempoh yang singkat kerana adakalanya kena diulangi beberapa kali. Artikel yang lalu saya ada menceritakan kenapa kadang-kadang ruqyah yang dilakukan gagal dan apakah faktor-faktor kegagalan tersebut. Perlu difahami bahawa jin saka akan sentiasa mendampingi anak cucu atau mengikuti atau mengawasi anak cucu ke mana sahaja mereka berada. Ada kes, waris si mati berhijrah ke benua lain yang jauh dari tempat asalnya, namun saka itu tetap mengikutinya dan mengganggu keluarga tersebut. Gangguan ini boleh berlaku secara fizikal iaitu mendatangkan penyakit tertentu dan ada juga yang mencetuskan masalah emosi dan psikologi ahli keluarga. Ringkasnya, saka adalah jin yang diwarisi daripada seorang manusia kepada seorang manusia lain samada secara disedari atau tidak dan biasanya melibatkan keturunan. Segala hantu-hantu seperti hantu raya, jin silat, jin tariqat, jin perubatan atau perbomohan, jin nenek moyang dan sebagainya yang diwarisi adalah saka. Jika tiada kekecohan yang melibatkan saka, maka masyarakat Melayu jarang menyebutnya sebagai saka. Jin-jin silat atau seni beladiri dan perubatan tradisional tidak disebut saka dalam kebiasaan masyarakat Melayu. Jin-jin yang soleh dan jin Islam juga biasanya tidak disebut saka kerana dia tidak dianggap sebagai penggangu. Pada zaman dulu-dulu, orang melayu kita gemar berdamping atau memelihara jin-jin untuk dijadikan sebagai pembantu dalam menjalankan kerja-kerja seharian seperti menjaga rumah atau kediaman, kebun, sawah dan ladang serta membantu pemiliknya melakukan kerja-kerja pengubatan atau perbomohan, persilatan dan sebagainya. Keterikatan manusia dengan saka mempunyai beberapa syarat dan ritual yang terpaksa dipenuhi dan inilah yang kerap dilihat sebagai melanggar aqidah dan syariat. Sekarang pengambilan saka baharu sudah jarang berlaku kerana masyarakat umumnya sudah dapat membezakan antara yang haq dan yang batil. Syarat dan ritual yang diamalkan oleh pemilik asal tidak mampu dilakukan atau diteruskan oleh pewaris saka kemudiannya dan inilah yang menyebab kan saka naik berang, memberontak dan mengganggu ahli keluarga. Kontrak atau perjanjian yang terjadi menjadikan saka amat taat setia kepada tuannya namun taat setia tersebut tidak mengambilkira dari sudut aqidah dan syariat. Perjanjian biasanya melalui tempoh tujuh generasi atau tujuh keturunan dan ianya boleh diperbaharui terpulang kepada kehendak pewaris dan kesediaan saka itu sendiri. Pada umumnya terdapat dua jenis saka iaitu saka darat dan saka air berdasarkan asal usul dan tabiat asal saka tersebut. Bagaimanapun untuk pencerahan ini, saya akan senaraikan seperti berikut Saka Harimau Lambang saka ini ialah kekuatan, keberanian dan pantang dicabar sehingga pemiliknya digeruni dan ditakuti oleh manusia lain apatah lagi Buaya Simbol saka ini ialah mampu mengawal hidupan akuatik lain dengan kekuatan yang dimiliki dan pemilik saka ini dipercayai dapat menjinakkna buaya sepertimana pawang Ular Antara tanda pemilik saka ini ialah mampu mengawal dan menjinakkan ular, termasuk ular berbisa seperti tedung selar dan ular besar bersaiz besar seperti ular Bomoh Pemilik saka jenis ini mendakwa mampu mengubati orang termasuk pesakit gangguan makhluk halus. Saka akan membantunya memberi informasi berkaitan penyakit, punca dan cara merawatnya walaupun sebelumnya dia tidak pernah belajar ilmu Bidan Seperti juga saka bomoh tetapi memiliki kemampuan melancarlan proses bersalin tanpa apa-apa ilmu yang dipelajari secara Kuat atau Saka Kebal Saka ini menjadikan pemiliknya sangat kuat dan perkasa sehingga mampu mengangkat objek berat yang tidak mampu diangkat oleh manusia biasa meskipun bilangannya ramai. Dia juga biasanya memiliki kuasa kekebalan baik kebal senjata mahupun kebal susuk Saka ini jika diambil oleh wanita, ia menjadikan pemiliknya kelihatan cantik dan anggun walaupun sudah berusia lanjut. Jika lelaki, biasanya untuk tujuan pemikat atau mendapatkan aura kekuatan Toyol Saka ini dikenali juga sebagai saka budak kerana memilik sifat fizikal seperti budak kecil berkepala botak yang suka bermain persis upin dan ipin dan tujuan dibela hanya untuk mencuri wang manusia lain secara lain ialah seperti saka monyet yang memiliki sifat dan karekter monyet membolehkan pemiliknya memanjat pokok dengan pantas dan berkebolehan bergayut dari satu dahan atau dari satu pokok ke pokok lain dengan mudah, seolah-olah dia boleh berterbangan. Saka ini akan mempermudahkan urusan di kebun atau ladang. Terdapat dua bentuk saka; yang disedari dan tidak disedari; Saka yang disedari – ertinya keluarga pemilik saka menyedari saka masih berada dalam keluarga mereka. Mereka terus mengamalkan ritual atau upacara tertentu atau menyimpan benda pusaka tertentu seperti kain berwarna hitam, kuning atau cokelat, barang perhiasan, alat senjata, peralatan persilatan, perbomohan dan perbidanan dan sebagainya bergantung pada jenis saka yang dimiliki. Selain itu terdapat mantera tertentu yang mesti dibaca dan diamalkan pada waktu tertentu oleh pewaris yang tidak disedari – Biasanya ahli keluarga hanya menyedari apabila terjadi beberapa peristiwa ganjil, pelik dan misteri dalam kalangan ahli keluarga sedangkan sebelum itu mereka tidak pernah menyedari kehadiran saka tersebut. Contohnya ada ahli keluarga yang terkena penyakit ganjil dan kronik yang gagal diubati atau sering didatangi oleh mimpi yang menakutkan. Dalam situasi ini biasanya penyakit dan masalah yang berlaku sukar dikenalpasti puncanya menerusi perubatan moden. Setelah dirujuk kepada perawat, pesakit kemudiannya diselidiki dan didiagnosis, didapati terdapat tanda dan gejala tertentu yang indikasinya bersamaan dengan gangguan saka. Masalah lain seperti penyakit mental, gangguan psikologi, masalah rumahtangga, masalah jodoh dan keguguran atau sukar memperolehi zuriat sering terjadi dalam keluarga yang memiliki banyak simptom atau gejala yang dialami oleh pesakit gangguan saka. Secara ringkasnya adalah seperti berikut Sakit anggota badan emosi dan pemikiran dan dan pernafasan dan selalu terangsang atau seperti kerap bermimpi dan diajar sesuatu menerusi mimpi, nyanyuk, panas baran, sakit bila menziarahi orang mati, mendapat penyakit genetik, mendakwa boleh melihat makhluk halus 1 Di dunia alam yang nyata. 2 Sakit anggota badan/pengsan bila menziarahi orang yang meninggal dunia. 3 Banyak penyakit genetik/ketumbuhan ganjil pada badan. 4 Mendakwa boleh melihat jin/makhluk halus. Seorang pesakit Pasien yang mengalami sakit akibat Saka, Beberapa bahagian tubuh seperti tulang belakang saraf tunjang, otak, jantung dan abdomen adalah antara organ yang digemari jin. Dari situlah jin akan menguasai pergerakan tubuh badan, minda dan emosi seseorang. Masalah yang berlaku ialah, keluarga pemilik saka, sekiranya menyedari kehadiran saka tidak berikhtiar mendapatkan rawatan yang betul berlandaskan syariat Islam. Tidak kurang yang menjadi mangsa penipuan akibat mendapatkan khidmat dari bomoh palsu atau bomoh temberang atau pengamal alternatif yang kurang berpengalaman atau melakukan amalan dan ritual sesat termasuk membekalkan wafaq, tangkal dan azimat tertentu atau meletakkan syarat-syarat yang bertentangan dengan aqidah dan syariat ruqyah syar`iyyah, terdapat metode yang digunakan untuk memutus hubungan perjanjian dengan Jin saka yang dinamakan sebagai IKRAR PEMUTUS PERJANJIAN, yang bertujuan untuk melepaskan ikatan mantera jin saka atau khadam dan tidak lagi mencampuri urusan keluarga tersebut atau keturunan atau anak cucu cicit seterusnya. Majlis ini hendaklah disertai oleh semua ahli keluarga dari yang paling tua hingga yang paling muda kecuali yang berkeuzuran. Majlis ini hendaklah dibimbing atau dipandu oleh perawat yang berpengalaman. Perlu diingat, sekurang-nya tiga hari sebelumnya, ruqyah memohon perlindungan hendaklah dibuat di tempat atau di rumah yang dipilih sebagai tempat pemutus saka. Taklimat ringkas hendaklah diberikan oleh peruqyah kepada ahli keluarga yang hadir berkenaan tujuan majlis diadakan dan langkah-langkah perlindungan serta amalan tertentu yang perlu dibuat oleh mereka selepasnya. Sekiranya perlu, sediakan bahan rawatan seperti air mineral dan garam kasar + lada hitam mana-mana berkenaan. Seterusnya disusuli dengan bacaan surah yasin dan solat hajat berjamaah terlebih dahulu. Waris yang paling tua dalam keluarga adalah pembaca ikrar untuk keluarganya. Tuliskan semua nama-nama ahli keluarga menurut urutan dan sebutkan satu persatu oleh wakil atau pembaza lafaz ikrar. Contoh lafaz ikrar adalah seperti berikut Bismillahirahhmanirahim Ya Allah , sesungguhnya aku mewakili diriku dan seluruh ahli keluarga keturunanku dengan penuh kesedaran, keinsafan dan pertaubatan, dengan ini berikrar bahawa Wahai para jin… Kami ingin memutuskan semua perjanjian, atau ikatan yg kami, atau orang sebelum kami, atau keluarga besar kami, yang sekiranya perjanjian itu pernah lakukan, baik secara sedar mahupun tidak dengan segolongan mengharamkan tubuh badan kami dari dimasuki, dihuni atau diperlakukan dengan apa jua tujuan, oleh apa jua jenis jin dan pada bila-bila menegaskan bahawa kami dengan penuh yakin dan percaya kepada Allah dan hanya kepadaNyalah bergantung mengharapkan perlindungan dan pertolongan, bukan kepada mana-mana golongan sesungguhnya memutuskan perjanjian antara kami atau nenek moyang kami dengan kamu wahai jin, maka pergilah kamu, kembalilah ke tempat asal kamu, cukuplah dengan apa yang terjadi sehingga saat ini. Kami bebaskan kamu dan kami mendoakan agar kamu nanti menjadi makhluk Allah yang beriman dan taat kepadaNya. Sekiranya kamu enggan dan engkar, maka dengarkanlah… Ya Allah diikuti oleh semua ahli keliuarga, mulai dari saat dan ketika ini Aku tidak menghalalkan semua makanan dan minumanku, seluruh anggota tubuhku dari semua jin yang berada di dalam dan di luar tubuhku atau yang menggangguku. Ya Allah, Sekiranya meraka jin makan dan minum, jadikanlah Ya Allah semua pemberian dan milikMu itu Ya Allah, sebagai racun buatnya, racun yang amat panas, racun yang amat berbisa, racun yang membakar, racun yang membunuh semua jin-jin itu Ya Allah. Dengan haq La ilaha illallah Muhamadurasulullah. Amin 3x Ya Rabbal `Alamin .Setelah selesai upacara ikrar pemutus, peruqyah akan membaca doa dan ayat ruqyah khusus dan diikuti dengan doa selamat. Kesimpulannya, saka adalah jin warisan atau nasab yang diambil untuk tujuan tertentu. Sebelum pemilik saka itu meninggal dunia dan saka tidak dipindahkan atau diwarisi oleh mana-mana ahli waris, maka saka akan berusaha pencari pelindung atau pewaris baharu. Sepatutnya saka tidak perlu dan tidak patut diwariskan kepada sesiapa. Cukuplah dengan berikhtiar menurut kaedah perubatan Islam. Jika tidak, pewarisan saka akan terus berlanjutan dan anak cucu dan cicit kemudiannya akan menanggung akibat buruk. Selain melakukan ruqyah biasa, amalan pemutus perjanjian saka adalah salah satu metode yang ampuh untuk menangani masalah saka dalam keluarga. SEKIAN,Nukilan, Dr Abdullah YusofExco Gabungan Perawat Muslim Malaysia GPMM– jam pm