32 "Kita pernah berjanji untuk tidak akan pergi dan melupakan jika suatu saat nanti sudah menikah, semoga dia teman yang tepat dan yang terbaik yang dikirim Allah untuk bisa terus menjadi teman menua bersama." 33. "Teman baik, tak akan pernah melupakan kebaikanmu, tapi sahabat tak akan pernah mengingat kejahatanmu."
Beritahu kami apa yang Anda minati. Pilih minimal 4 kategori. anak-anak yang penurut, suami atau istri yang terbaik, kadang membuat kita merasa kita telah berbuat yang terbaik di hadapan manusia atau dihadapan-Nya. Tapi suatu hari gue dengar ceramah di TV,ada sebuah kalimat yang nyadarin gue " Allah selalu tau mana yang terbaik untuk
Barangsiapaberwudhu dan menyempurnakannya, kemudian mengerjakan sholat dua rakaat dengan sempurna maka Allah memberi apa saja yang ia minta, baik segera maupun lambat. (HR. Ahmad) "Dianjurkan bagi setiap muslim yang memiliki kebutuhan yang syar'i untuk melakukan shalat hajat," tulis Syaikh Abdurrahman Al Juzairi dalam Fiqih Empat Madzhab.
Allahyang menciptakan kita, sudah tahu persis seluk beluk kita sebagai manusia, karena Allah yang merancang, mendesain, dan meciptakan kita. Allah lebih tahu tentang kita daripada diri kita sendiri. Apapun keperluan kita sebagai manusia, maka Allah juga sudah tahu.
370likes, 5 comments - kangminwkwk on March 27, 2023: "Allah lebih Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita, melebihi diri kita sendiri. Yang sulit bagi " Suami Khas Malang 🦁 on Instagram: "Allah lebih Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita, melebihi diri kita sendiri.
49 Mendapatkan Cinta yang Seharusnya "Kita menerima cinta, yang menurut kita, kita layak mendapatkannya" - Stephen Chbosky "We accept the love we think we deserve" - Stephen Chbosky. Tip: Kamu, aku, kita semua akan merasakan dan mendapatkan cinta yang benar dan memang layak untuk didapatkan. Seperti, apa yang sudah dipikirkan selama ini.
Sehinggasangat penting bagi kita untuk selalu merasakan kehadiran Allah di dalam ibadah kita. Namun, cara bertaqarrub seperti ini hanya digunakan untuk mendekati Dzat Allah Yang kita cintai. Kita tidak mungkin dapat mendekati manusia hanya dengan sering menyebut namanya. Karena untuk bertaqarrub seperti ini harus ada dua hal: 1.
Ana faham apa yang ukhti rasa. Mereka tak tahu apa yang telah kita lalui. Kebanyakan mereka menilai apa yang mereka nampak pada hari ini. Mengharapkan kesempurnaan. Be positive, mereka hanya inginkan yang terbaik untuk kita cuma mungkin mereka lupa untuk bermain kata-kata. Ini adalah proses yang perlu dilalui orang yang sedang 'transform
Matius7:7-8. Tuhan mengharapkan agar kita dapat melakukan semua yang bisa kita kerjakan dan Dia akan melakukan hal yang tidak bisa kita kerjakan. Ketika Yesus pergi untuk membangkitkan Lazarus dari kematian, Dia berkata kepada orang banyak, "Angkat batu itu" (Yohanes 11:39). Dia bisa saja menggulingkan batu itu dengan kuasaNya, atau Dia
Ya Allah Ya Tuhan kami, turunkanlah kami sebuah meja dari atas langit sebagai hari raya pertama dan terakhir kami dan satu ayat dari-Mu. Dan berilah kami rezeki, Engkaulah sebaik-baik rezeki." Kita perlu melakukan shalat ini dan berdoa untuk rezeki yang Allah akan berikan. Kita tidak bisa memilih karena Tuhan tahu yang terbaik untuk kita. #2
6QvUtv. Juni 16, 2015 HARI INI Roma 818-30 RHEMA HARI INI Roma 828 “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” “Kenapa ibuku selalu menyuruhku makan yang banyak dan tinggal dirumah, aku kan ingin berenang bersama teman-temanku” ucap si ikan kecil. Ketika ibunya pulang, si ikan kecil hanya cemberut. Sang ibu tetap melarangnya untuk keluar rumah jauh-jauh. “Kamu boleh berenang namun hanya disekitar rumah saja, ingat itu.” Si ikan kecil ini merasa hidupnya terkurung karena ia tidak bisa berenang bersama teman-temannya. Waktu berlalu, dan ketika anaknya sudah besar sang ibu ikan berkata, “Nah inilah saatnya kamu keluar berenang mencari makan. Ibu sudah tenang karena ibu yakin kamu sudah kuat berenang dan tidak akan tenggelam terkena arus yang kuat.” Sang ibu ikan berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya. Meski anaknya marah dan kecewa karena saat kecilnya dilarang berenang jauh, namun ibu ikan tahu yang terbaik adalah melindunginya sampai besar dulu agar anak ikan ini tidak tenggelam. Tetapkah Anda bersukacita jika keinginan Anda dengan keinginan Tuhan berbeda? Jika kita teliti pasti kita pernah merasakan kecewa, namun mulai saat ini ambil keputusan JANGAN KECEWA!!! Tuhan tahu apa yang terbaik dalam hidup kita, mungkin ketika kita ingin pintu dibuka, seolah-olah Tuhan menutup pintunya rapat-rapat. Namun sekali lagi ambil keputusan untuk tetap percaya bahwa rancangan Tuhan yang terbaik bagi setiap kita. Jadi tunggu apa lagi, tetaplah bersukacita. ABU RENUNGAN Apakah DIBUKA atau DITUTUP pintunya oleh Tuhan, yang dikerjakan-Nya selalu YANG TERBAIK bagi kita! APLIKASI 1. Komitmen apa yang akan Anda lakukan agar Anda terus memegang bahwa Tuhan tahu yang terbaik untukku ? DOA UNTUK HARI INI Bapa kami mau serahkan hidup kami sepenuhnya hanya kepadaMu karena kami tahu Tuhan pasti memberikan yang terbaik bagi kami. Amin. BACAAN ALKITAB SETAHUN Yeremia 34-36 Yohanes 61-24
Nasehat Dhuha Sabtu, 3 April 2021 9 Hari Menuju Ramadhan 1442 H Oleh Sularto Klikbmi, Tangerang – Teman-teman pejuang syariah Koperasi BMI yang sedang berlibur, hari Sabtu, 3 April 2021 jelang 9 hari Ramadhan 1442 H. Tema nasehat dhuha kita kali ini adalah Allah tahu yang terbaik untuk kita. Kita memang harus menerima semua yang ditetapkan Allah dengan penuh lapang hati dan syukur yang terus menderu di hati, apapun itu. Apakah masalah atau bahagia harus selalu kita bijakkan hati untuk menerima semuanya dengan penuh keikhlasan. Terlebih bila hal itu adalah sesuatu yang kita anggap musibah atau masalah, tetaplah tenang. Sebab, Allah tahu yang terbaik untuk kita, Allah tidak akan memberi kita ujian tanpa Dia tahu kita mampu melewatinya. Jangan terlalu sedih atas cobaan hidup yang kita terima, karena kita tak pernah tahu apa yang Allah berikan kepada kita sebagai gantinya. Boleh saja bahagia kita Allah ambil saat ini, tapi ingatlah bahwa bahagia yang kita sayangkan juga Allah yang memberinya, lalu untuk apa resah dan khawatir? Sebab sudah pasti Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik pastinya. Yakin dan percayalah bahwa Allah akan selalu memberi kita jalan terbaik-Nya, karena memang Allah tak pernah sedetikpun meninggalkan kita. Allah selalu dekat dengan kita, Allah selalu bersama kita, tapi karena kecilnya pengharapan kita pada-Nya terkadang kita melupakan semua itu, sehingga ujian yang ada seakan-akan sangat membelenggu. Maka, apapun masalah kita hari ini, seberat dan sesulit apapun itu jangan sampai kita berputus asa pada rahmat-Nya. Teruslah berharap yang terbaik dari-Nya. Allah membersamai kita dengan seseorang yang kita butuhkan untuk mendampingi dan menuntun kita untuk selalu di jalannya bukan dengan apa yang kita inginkan sesuai ego kita saja. Karena Allah SWT telah berfirman وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” QS Al-Baqarah 216. Sungguh jika kita mau membuka kisah-kisah dalam Al-Qur’an dan lembaran-lembaran sejarah atau kita memperhatikan realitas, kita akan mendapatkan darinya banyak pelajaran dan bukti bahwa selalu ada hikmah di balik setiap apa yang Allah takdirkan untuk hamba-hamba-Nya. Namun, terkadang diri selalu dilupakan oleh nafsu. Tetapi ingatlah, sekali lagi jangan jadikan kesalahan di masa lalu sebagai penghalang untuk menjadi lebih baik, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan selalu menunggu hambanya untuk bertaubat dan memperbaiki diri serta meningkatkan takwa dan keimanan Karena semua yang telah Allah persembahkan untuk kita selalu ada hikmah yang terkadung di dalamnya, selalu ada bahagia yang Allah sandingkan dibalik sedih yang kita rasakan, hanya saja terkadang keluhan hati kita yang menutupi semua itu. Ujian Allah yang berupa masalah harusnya tidak kita keluhkan, karena mengeluh hanya akan membuatmu tambah sempit akan rasa syukur. Jadi, berhentilah mengeluh saat Allah uji diri kita dengan beberapa masalah, sebab keluhan kita takkan bisa mengubah keadaan. Cukup kita percaya dan yakin bahwa semua yang kita lalui saat ini tak lain hanya jalan menuju bahagia. Berprasangkalah baik pada setiap kisah yang Allah tuliskan untuk kita, agar syukur kita tak pernah luntur dari hati kita, agar ikhlas kita tak mudah goyah, sebesar apapun cobaan sebagai pembingkis bahagia kita. Mari tetap berpegang teguh pada jalan Allah dengan tetap istiqomah dalam sedekah. Ayuk perbanyak sedekah melalui Rekening ZISWAF KOPSYAH BMI 7 2003 2017 1 BNI Syariah a/n Benteng Mikro Indonesia. Sularto/Klikbmi
Oleh Ummu Shofi Sore itu kulihat suamiku mondar mandir keluar masuk ruangan dengan wajah murung. Aku tahu sebabnya, dia tidak diterima dalam seleksi masuk S-2 di sebuah lembaga pendidikan yang dia inginkan, walaupun hasil test dia terbaik dari hasil tes peserta yang lain, dengan alasan suamiku telah diterima di lembaga lain yang masih ada dalam satu naungan. Suatu hal yang sangat wajar bila dia kecewa. Namun aku mencoba untuk menghibur walau aku sendiri merasakan kesedihan yang sama, dengan mengatakan “Sudahlah Bi, Insya Allah ada hikmahnya. Mungkin ini pilihan yang terbaik dari Allah buat kita”. Suamikupun berusaha untuk melapangkan hati, berusaha menghilangkan kekecewaan, dan menjalani pilihan Allah itu dengan sungguh-sungguh. Dengan rasa yakin, Allah pasti memberi yang terbaik. Benar saja, dalam perjalanan kuliah, Allah memberikan kepada suamiku tempat kerja yang memungkinkan untuk memperoleh beasiswa belajar. Padahal sekiranya suamiku diterima di lembaga yang dia inginkan, tidak ada program beasiswa disana, walaupun diakui secara kualitas pendidikan di lembaga tersebut mungkin lebih baik. Beberapa bulan sebelum beasiswa turun, negeri ini dilanda krisis ekonomi. Segala kebutuhan pokok naik, biaya transport naik, dan usaha yang dirintis suamiku tidak lancar. Apabila suamiku diterima di lembaga pendidikan yang dia inginkan, mungkin study-nya tidak selesai, dan pekerjaanpun lepas entah kemana. Inilah sekilas pengalaman pribadi kami, yang mungkin dapat diambil hikmahnya. Bahwa, seringkali kita sulit menerima kenyataan yang ditentukan oleh Allah Sang Penguasa kepada kita. Hingga kita banyak berkeluh kesah, memendam kekecewaan yang panjang dan bersu’udzon kepada Allah. Bahkan ada yang sampai berani mengatakan, Allah tidak adil na’udzu billahi min dzaalik. Demikianlah, kehidupan kita senantiasa diwarnai dengan kejadian yang senantiasa berpasangan. Ada senang ada susah, ada kesuksesan ada kegagalan. Yang sering kali kita tidak mengerti dan tidak mampu memahami hikmah dibalik setiap peristiwa. Yang kesemuanya mengajarkan kepada kita untuk senantiasa bersyukur atas setiap rahmat yang dianugerahkan kepada kita, dan bersikap sabar dalam setiap ujian. Kita harus meyakini sepenuhnya bahwa Allah Pencipta kita, lebih Tahu mana yang terbaik bagi kita. Apa saja yang kita inginkan dan kita senangi, belum tentu baik menurut pandangan Allah. Sebaliknya, apa yang tidak kita inginkan dan tidak kita senangi belum tentu buruk untuk kita, menurut pandangan Allah. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” QS Al Baqoroh 216. Sehingga, seharusnyalah kita sebagai ummat-Nya selalu menggantungkan diri kepada-Nya. Mengkomunikasikan segala keinginan kepada-Nya. Memohon petunjuk dan bimbingan untuk dapat memilih yang baik dan meninggalkan yang buruk, dan selalu berprasangka baik kepada Allah atas segala ketentuan yang ditetapkan. Menyertakan do’a dalam setiap usaha. Dan lapang dada, tawakkal kepada Allah terhadap segala yang terjadi. Sehingga kehidupan ini akan menjadi nikmat dijalani. Nikmat yang dianugerahkan-Nya akan menambah ketaatan kita, dan cobaan yang diberikan akan menjadikan kita lebih dekat kepada-Nya. “Robbi awzi’nii an asykuroo ni’matakallatii an’amta alayya wa’alaa waalidayya wa an a’mala shoolihan tardhoohu wa ad khilnaa birohmatika fii ibaadikashshoolihiin“. Ya Robb kami, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, dan kepada dua orang ibu bapakku, dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhoi; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh. QS An Naml19. Wallaahu a’lam bishshowwab.